Menahan Diri Ketika Ramadan? Bisa Kok, Hindari 4 Hal Ini Yuk, Agar Puasa Lancar dan Mendapat Berkah

Bukan perkara menahan lapar yang susah. Melainkan menahan diri ketika ramadan dari semua hawa nafsu.


Bulan ramadan penuh rahmat dan berkah. Pahala yang berlipat, juga bulannya pengampunan tak terbatas. Namun, di balik itu semua ada beberapa hal yang harus ditahan dan dijaga agar tak menggugurkan semua pahala yang akan kita dapat. Jangan buat puasamu sia-sia dengan hal-hal sepele seperti kemarahan yang tak berlandas. Maka dari itu, umat muslim sangat dianjurkan menahan diri ketika ramadan. Tidak lain agar puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga saja, melainkan juga pahalanya.

Banyak di antara orang yang berpuasa tidak memperoleh sesuatu dari puasanya, kecuali rasa lapar dan dahaga."—HR. Nasa'i dan Ibnu Majah

Hadist di atas menjelaskan bahwa banyak di antara kaum muslimin yang berpuasa dari sebelum terbit hingga terbenam fajar tapi tidak mendapat hal apa pun kecuali rasa lapar. Hal ini dikukuhkan dengan keadaan sekitar, di mana mereka berpuasa tapi tidak bisa menahan lisan untuk tidak menggunjing. Bulan ramadan adalah bulan penuh pengampunan, bulan penuh berkah bagi siapa pun yang benar-benar mengamalkan apa yang dianjurkan agama.

Lantas, mengapa mereka yang berpuasa hanya mendapat lapar dan dahaga saja? Di bawah ini adalah beberapa hal yang dipastikan melebur segala amal salih saat berpuasa, berikut pahalanya.


1. Az-zuur atau Berkata Dusta

Salah satu sebab puasa hanya mendapat lapar dan dahaga saja adalah karena berkata dusta. Abu Hurairrah pernah berkata dalam hadist sahihnya bahwa puasa bukan hanyan sekadar menahan lapar saja, melainkan menjaga lisan dari perkataan sia-sia dan cenderung kotor. Hal ini sukar dihindari, apalagi untuk yang terbiasa berkata dusta dan berbohong. Selayaknya candu, maka hal ini seolah hal lazim untuknya.


2. Bermaksiat Secara Umum

“Puasa bukanlah hanya menahan lapar dan dahaga saja.” (HR.Ibu Majah)

Lebih dari itu semua, puasa sebenarnya berguna agar kita dapat menahan diri dari segala macam perbuatan maksiat atau pelanggaran terhadap seluruh aturan agama.
Artinya, ketika melaksanakan puasa hendaknya lebih ‘taqorrub’ kepada Allah. Menjauhi semua perbuatan maksiat yang dapat mengurangi kesempurnaan pahala puasa kita. 


3. Stop Menggunjing!

Tidak sedang dalam keadaan berpuasa saja berbuatan ini teramat dilarang oleh Allah. Apalagi saat berpuasa seperti sekarang? Sebaiknya kebiasaan buruk seperti ini dihilangkan atau kita akan kehilangan pahala jika tidak mampu menahan diri ketika ramadan. 




4. Sumpah Palsu


Walaupun kita melakukannya secara kepepet. Tetap saja perbuatan ini akan mengurangi atau bahkan melebur pahala puasa kita. Apalagi jika sumpah ini atas dasar kebohongan kita, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Puasa kita hanya akan benar-benar mendapat haus dan lapar saja. 


Menahan diri ketika ramadan memang tantangan tersendiri. Di mana, biasanya kita akan lebih mudah tersulut. Baik secara emosi atau secara sadar seperti memandangi hal yang tak semestinya seperti poin nomor dua. 


Terlihat sangat sepele, bahkan dengan membaca kutipan di atas saja naluri kita akan berkata, "Ah cuma seperti itu." Namun, ingat bahwa apa yang kita anggap mudah nyatanya terasa begitu berat. Terlebih janji Allah akan segala kemuliaan bulan suci ramadan. Jaga hati, jaga mata, jaga lisan.

No comments